Thursday, 14 May 2020

Manfaat Berjemur Dengan Sinar Matahari Di Pagi Hari Demi Kesehatan Kulit

Manfaat Berjemur Dengan Sinar Matahari Di Pagi Hari Demi Kesehatan Kulit

Manfaat Berjemur Dengan Sinar Matahari Di Pagi Hari Demi Kesehatan Kulit
Waktu pagi hari merupakan waktu yang sangat tepat untuk dapat berjemur di bawah sinar matahari. Pada waktu inilah, sinar matahari masih belum terik sekali sehingga Anda bisa mendapatkan manfaat gratis kesehatan secara alami.

Sinar matahari di pagi hari menghasilkan sinar UV (atau ultraviolet) yang dapat menyentuh permukaan kulit untuk dirubah oleh tubuh menjadi vitamin D. Vitamin D dibutuhkan untuk menjalankan banyak fungsi tubuh dalam metabolisme kalsium, imunitas tubuh, dan juga mentransmisi kerja otot bersama saraf.  Karena itu, Anda dianjurkan untuk berjemur selama kurang lebih 15 menit saja pada waktu yang sangat tepat, yaitu sebelum pukul 10.00 pagi setidaknya dua sampai tiga kali seminggu.

Manfaat Pajanan Dari Sinar Matahari untuk Kesehatan Kulit

Tubuh manusia tidak akan pernah dapat memproduksi vitamin D dengan sendirinya. Terlebih lagi, kandungan vitamin D ternyata sangat terbatas hanya bersumber dari jenis-jenis makanan tertentu. Solusi paling mudah dan praktis dalam mencukupi asupan vitamin D dalam tubuh adalah dengan cara memanfaatkan pajanan sinar matahari pada waktu pagi hari.

Kecukupan atau banyaknya asupan vitamin D bagi tubuh dapat menghindarkan tubuh dari berbagai penyakit, seperti rheumatoid arthritis, tuberkulosis, multiple sclerosis, diabetes tipe 1 dan juga osteomalacia. Kekurangan vitamin D pada usia anak-anak dapat mengakibatkan suatu penyakit rakitis. Berjemur di bawah pajanan sinar matahari pagi juga dipercaya dapat mengurangi risiko infeksi dari virus Corona, walau pun hal ini masih membutuhkan pembuktian lebih lanjut.

Selain itu juga, sinar matahari berperan sangat penting di dalam menjaga serta merawat kesehatan kulit. Organisasi Kesehatan Dunia (atau WHO) menyatakan bahwa paparan sinar matahari dapat mengatasi beberapa sejumlah kondisi kulit. Sejumlah dokter pun merekomendasikan radiasi sinar UV (atau ultraviolet) untuk menangani kulit yang berjerawat, eksim, sakit kuning, dan juga psoriasis. Tetapi, terapi radiasi sinar UV ini mungkin tidak dapat dilakukan untuk semua jenis penderita. Konsultasikan terlebih dahulu hal ini dengan dokter ahli kulit yang terkait.

Meski pun demikian, sebaiknya menghindari berjemur sinar matahari pada kisaran pukul 10.00-16.00 karena dapat mengakibatkan kerusakan kulit serta meningkatkan risiko timbulnya penyakit kanker kulit. Sebagai salah satu perlindungan, pergunakan topi, pakaian lengan panjang, celana panjang serta kacamata anti UV yang dapat meminimalkan terpaparnya kulit terhadap sinar matahari secara langsung. Disarankan juga untuk mempergunakan payung atau juga berlindung di bawah atap pada saat matahari sedang terik-teriknya.

Tips Berjemur Di Bawah Sinar Matahari Secara Langsung

Selain itu juga, lindungi kulit Anda dari efek buruk teriknya sinar matahari secara langsung dengan penggunaan suatu produk pelindung sinar matahari. Salah satunya dengan menggunakan produk lotion yang telah mengandung suatu zat sun protection factor atau SPF. SPF ini memberitahu para pengguna tentang seberapa lama kulit dapat terpapar sinar UV sebelum terbakar bila dibandingkan tidak menggunakan lotion SPF sama sekali. Sebagai contohnya, bila dibutuhkan 150 menit sampai kulit terbakar menggunakan lotion yang mengandung SPF, dan hanya 10 menit saja tanpa lotion yang mengandung SPF, maka SPF dari lotion tersebut adalah sebesar 150:10 = 15 menit. Lotion tersebut akan memberikan perlindungan terhadap pajanan sinar matahari sebesar 97 persen pada SPF 24, serta perlindungan sebesar 98 persen pada SPF 50 di atasnya.

Lotion SPF juga sangat disarankan untuk digunakan saat menggunakan lotion pemutih badan. Dianjurkan mengonsultasikan terlebih dahulu dengan ahli kulit sebelum menggunakan handbody untuk pemutih. Berikut ini adalah tips yang bisa membuat Anda lebih nyaman serta aman berjemur di bawah sinar matahari.

    Gunakan lotion untuk kulit pelindung dari sinar matahari yang mengandung setidaknya SPF 24 atau bisa juga di atasnya.
    Aplikasikan lotion yang mengandung SPF antara 20-30 menit sebelum melakukan aktivitas keluar rumah. Hal ini dilakukan supaya tersedia cukup waktu untuk kulit dapat menyerap lotion serta bekerja efektif.
    Perhatikan masa kedaluwarsa dari produk lotion supaya khasiatnya tetap ampuh serta terjamin.
    Simpan lotion SPF di tempat yang sejuk dan juga terhindar dari paparan sinar matahari secara langsung.
    Hal yang perlu diingat, lotion yang mengandung SPF hanya mampu melindungi kulit dari sinar UV terik matahari untuk sementara waktu saja. Jangan sampai lupa juga untuk mengoleskan lotion SPF kembali setelah beberapa jam bila Anda masih berada di luar ruangan. Disarankan untuk bisa mengulangi pemakaian lotion yang mengandung SPF setiap dua jam sekali, setelah melakukan renang, menggunakan handuk serta berkeringat banyak.

Tidak hanya dapat menyehatkan kulit, sinar matahari pada pagi hari juga dipercaya mampu memberikan suatu rasa bahagia. Hal ini disebabkan oleh lebih banyaknya tubuh memproduksi hormon kebahagiaan yang disebut hormon serotonin. Oleh karena itu, jangan takut lagi dengan paparan sinar matahari serta dapatkan keuntungan dari olahraga yang dilakukan di luar ruangan di waktu pagi hari.